1. Gadget Paling Sulit Dirakit
Keterlambatan pasokan display bukan satu-satunya penyebab iPhone 5
langka di pasar. Penyebab lain, gadget ini punya tingkat kesulitan yang
tinggi untuk merakitnya.
"Proses desainnya rumit. Melibatkan cara
membuat handset ini ringan dan tipis," ujar juru bicara Foxconn, pabrik
perakitan gadget Apple.
Juru bicara yang menolak disebutkan
identitasnya itu bahkan mengatakan iPhone 5 adalah perangkat paling
rumit yang pernah dirakit Foxconn. Meski demikian, ditekankannya bahwa
semua pegawai Foxconn belajar banyak bagaimana membuat smartphone
tersebut.
Kemampuan merakit para pekerja semakin bagus. Latihan membuat kemampuan lebih sempurna
.
Menyinggung
isu goresan di iPhone 5, dia menjelaskan bahwa lapisan baru pada iPhone
5 memang rentan terhadap goresan. Namun diakuinya Foxconn saat ini
tengah melakukan investigasi terkait isu tersebut.
Pada
kesempatan berbeda, Phil Schiller, Vice President Senior Marketing Apple
pernah mengatakan, adanya goresan adalah sesuatu yang normal.
Menurutnya produk alumunium apapun bisa mudah tergores akibat
penggunaan. Hal ini bisa membuat warna perak naturalnya terbuka.
Informasi
lain menyebutkan, kelangkaan iPhone 5 membuat para analis menurunkan
prediksi penjualan smartphone tersebut. Mereka juga memperkirakan hal
ini bisa berdampak negatif pada hasil keuangan kuartal yang sedianya
bakal diumumkan pada 25 Oktober 2012.
2. IT Programmer adalah mengambil bagian dalam pengembangan integrasi
perangkat lunak, menerima permintaan user untuk masalah-masalah yang
harus diselesaikan, menyediakan dukungan dan penyelesaian masalah
konsumen baik untuk konsumen internal maupun eksternal, bertanggung
jawab atas kepuasan terkini pelanggan, melakukan tugas-tugas yang
berkaitan dan tanggung jawab yang diminta, , mengerjakan macam-macam
tugas terkait seperti yang diberikan, dan membentuk kekompakan maksimum
dalam perusahaan bersama dengan rekan-rekan dalam perusahaan.
3. ISACA
ISACA adalah organisasi profesi teknologi di internasional dalam program mengelola teknologi informasi,yang pertama kali didirikan di Amerika Serikat.Pada tahun 1967 ISACA didirikan dengan nama lengkapnya (
Information Systems Audit and Control Association ).
anggota ISACA terdiri dari kurang lebih 70.000 anggota, yang tersebar di 140 negara.
Anggota ISACA terdiri dari antara lain :
1. Auditor sistem informasi
2. konsultan
3. pengajar
4. profesional keamanan sistem informasi
5. pembuat perundangan
6. CIO
7. Auditor internal
ISACA mempunyai sekitar 170 cabang yang berada di lebih 60 negara, di antaranya termasuk di Indonesia.
4. System analys
System analys adalah orang yang memiliki keahlian untuk menganalisa
system yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa system yang ada,
kelebihan serta kekurangannya sampai studi kelayakan dan desain system yang
akan dikembangkan.
5. Web Designer
mengembangkan rancangan inovatif aplikasi web-based beserta isi dari aplikasi tersebut.
6. Systems Engineer, Penyediaan
rancangan sistem dan konsultasi terhadap pelanggan, memberikan respon
terhadap permintaan technical queries serta dukungannya, dan melakukan
pelatihan teknis ke pelanggan dan IT administrator.
7. Manager,Berperan dalam mengatur
kelancaran dari sistem IT, troubleshooting dan membantu organisasi
dalam menangani permasalahan IT, dan sesuai dengan pengembangan IT yang
baru dalam bidang yang diperlukan.
8. Software Engineer,
Software Engineer bertugas untuk pengembangan software baru dan
meningkatkan kemampuan software yang sudah ada. Lebih banyak peluang
terbuka untuk Software Engineer dan Software Developer dalam industri
lain karena mereka membuka diri terhadap meningkatnya penggunaan
komputer dalam melaksanakan tugas-tugas penting. Saat ini.
9. Teknisi Komputer
Teknisi komputer adalah merakit komputer (biasa ditemui
di toko komputer), memasang jaringan dan infrastruktur IT lainnya
(petugas lapangan). Untuk pekerjaan ini tidak dibutuhkan tingkat
kesarjanaan. Kebanyakan posisi ini ditempati oleh lulusan SMU
atau STM.
10. Administrator
Beberapa tipe administrator yang dimaksud yaitu administrator
database, administrator operating system, administrator jaringan, dan
administrator aplikasi (misal ERP). Masing-masing memiliki keahlian
spesifik dibidangnya dan bahkan sertifikasi khusus untuk masing2
teknologi, seperti Microsoft, Cisco, Oracle, dll.